Berita Terkini

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Hukum Positif Melalui Sosialisasi Perda No. 3 Tahun 2017.

Post Title

Pada tahun 2018, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lima Puluh Kota baru mengadakan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat sebanyak 1 (satu) kali saja yaitu di Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut. Namun untuk menjawab antusias yang tinggi dari masyarakat terhadap kebutuhan pengenalan dan pemahaman atas materi dari perda tersebut, Satpol PP tetap hadir sebagai narasumber pada kegiatan yang dilaksanakan oleh beberapa nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2019 ini Satpol PP Kabupaten Lima Puluh Kota telah mengagendakan sebanyak 5 (lima) kali sosialisasi di beberapa Kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Hingga saat ini, telah dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali sosialisasi yaitu di Nagari Taram Kecamatan Harau pada saat pembekalan dalam rangka penilaian nagari berprestasi, Di Kecamatan Suliki pada tanggal 10 September 2019 dan di Kecamatan Gunung Omeh pada tanggal 12 September 2019.

Sosialisasi yang diikuti oleh para Wali Nagari, Kepala Jorong, pengurus KAN, anggota Bamus, anggota Linmas, pemuda, perangkat nagari dan kecamatan ini menghadirkan narasumber dari Satpol PP yaitu Bapak Nasriyanto, ST yang menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Bapak Bobby Irwanto, SE, yang merupakan Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah. Selain itu, narasumber yang dihadirkan juga berasal dari pihak kepolisian yaitu Kapolsek yang berada di wilayah hukum kecamatan tersebut diatas.

Dengan diadakannya sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 yang menggantikan kehadiran Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2009 yang mengatur perihal yang sama, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, ketaatan dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku positif sehingga keamanan, ketertiban dan ketenteraman di tengah masyarakat dapat terwujud.